Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Hujan Identik dengan Galau dan Perasaan Rindu

 

kenapa hujan identik dengan galau dan rindu




Musim hujan sebetulnya musim favorit saya (tanpa banjir dan petir menggelegar, tentunya) karena musim hujan selalu membawa kesan nyaman dan sejuk, belum lagi aroma tanah setelah kena air hujan. Ya berhubung musim di Indonesia hanya ada 2, jadinya gak terlalu banyak pilihan. Tapi kalau saya sedang di negara 4 musim, mungkin saya paling senang dengan musim dingin karena bisa main salju!


Selain rasa nyaman dan sejuk, ada banyak emosi atau perasaan yang muncul ketika musim hujan bagi tiap orang. Tapi gak tau kenapa hujan sepertinya selalu ada di film-film dengan tema romantis atau percintaan. Dan juga ada di puisi-puisi romantis. Rasanya memang lebih pas seperti itu. Ternyata ada penjelasan ilmiahnya kenapa hujan identik dengan rindu dan perasaan galau. Saya coba rangkum dari beberapa sumber :

1. Fenomena Psikologi Seasonal Affective Disorder (SAD)

Singkatnya, SAD adalah kecendurungan seseorang yang moody-an di kala musim berganti. Misalnya winter blues, yaitu ketika musim dingin, perasaan cenderung melow dan mengantuk. Hal ini cukup masuk akal karena saat musim dingin, tidak banyak cahaya yang kita terima oleh mata sehingga hormon melatonin kita jadi lebih aktif. Hormon ini yang menyebabkan kecenderungan mengantuk, lelah hingga merasa sedih.

Kekurangan cahaya matahari ini tentunya membuat seseorang kekurangan vitamin D sehingga mempengaruhi level serotonin (yang mengatur perubahan mood) di otak. Kalau keadaan ini digabung dengan sugesti bahwa hujan dan galau sudah pasti bersatu bak jodoh, maka kamu akan semakin terbawa suasana.

2. Pernah Punya Kenangan Romantis Tak Terlupakan Saat Hujan

Kalau ini sih memang wajar, ditambah dengan romantisasi hujan di berbagai karya seni, membuat musim hujan membawa kamu ke masa lalu akan kenangan tertentu. Padahal kan yang namanya kenangan romantis gak harus selalu di musim hujan saja ya?


Tips Supaya Gak Melow Lebay Saat Musim Hujan

Memang sih, rasa sedih itu manusiawi banget dan kita gak boleh denial akan emosi apapun. Tapi kalau sedang sedih apalagi di kala hujan, kita harus ambil cara supaya tubuh kita juga tidak merespon "efek hujan" ini lama-lama. Beberapa tips supaya bisa tetap ceria dan semangat di kala hujan :

- Berkumpul sama orang-orang yang disayangi

- Melakukan hobi

- Makan makanan kesukaan yang bikin naik mood

- Nonton yang lucu-lucu di sosmed atau TV

Intinya sih, coba sibukkan diri agar tidak sedih terus.. dan jangan lupa, kita selalu bisa mengendalikan emosi dan pikiran kita baik di musim hujan atau di musim apapun :D


2 komentar untuk "Kenapa Hujan Identik dengan Galau dan Perasaan Rindu"

  1. Kalau buat saya, hujan identik dengan indomie rebus, haha :D
    Btw, artikelnya menarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi itu sih wajib mba, beruntungnya jadi orang Indonesia tuh gini.. lagi hujan, lagi melow, lagi sedih obatnya cuma indomie rebus :D

      Hapus