Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Interview Kerja (Plus jawaban)



Pertanyaan Plus Jawaban Untuk Interview Kerja


Sebelumnya Saya sudah memberikan tips sebelum job hunting untuk freshgraduate , kali ini saya mau memberikan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan HRD berdasarkan pengalaman saya, dan saya yakin setiap HRD selalu punya pertanyaan unik lainnya untuk meng-explore segala yang ada di dalam diri kamu, tidak lain untuk memastikan bahwa kamu adalah kandidat terbaik untuk bekerja di perusahaan.

Daftar Isi

Agar bisa mempersiapkan lebih matang sebelum interview, ada baiknya kamu latihan praktik agar tidak gugup saat memberikan jawaban. Selain mempersiapkan pakaian terbaik untuk interview, mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul sangatlah penting. Berikut ini beberapa pertanyaan plus jawaban beserta tips menjawabnya pertanyaan HRD saat interview :

Ceritakan Tentang Dirimu (Tell Me About Your Self)

Mungkin pertanyaan ini akan menjadi sedikit pertanyaan yang menjebak. Karena bisa saja kamu menjawab, saya itu orangnya simple. Kalau lapar ya makan, kalau ngantuk ya tidur. Atau hal konyol yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan pekerjaan.

Padahal pertanyaan ini seharusnya bisa dimaksimalkan dengan menjelaskan secara singkat tentang data diri, lalu menjelaskan keahlian atau minat yang berhubungan dengan posisi pekerjaan yang sedang kamu lamar.

Formula untuk menjawab pertanyaan ini : Ceritakan posisi kamu di saat sekarang (pekerjaan atau kesibukan saat ini, detail dari scope kerjaan hingga project terbesar atau yg paling membanggakan yg bisa kamu "pamer" kan ke HRD), masa lalu (ceritakan awal mula karir atau ceritakan pengalaman pekerjaan sebelumnya) dan masa depan (ceritakan misi dan alasan kamu apply kerja di perusahaan yang sedang kamu lamar sekarang).

Contoh Jawaban Ceritakan Tentang Dirimu atau Tell Me About Your Self yang Benar :

Perkenalkan, nama saya Maria, seorang freshgraduate jurusan ilmu komunikasi peminatan public relation dari kampus ABC. Kesibukan saya saat ini selain sibuk melamar kerja, saya juga sering meluangkan waktu untuk menjadi volunteer di berbagai project di bagian public relation. Saat ini saya ingin bergabung sebagai profesional public relation di perusahaan XYZ (perusahaan yg anda lamar) sesuai dengan info job vacancy yang saya baca di J*bstreet dan saya kira kualifikasi yang diminta cocok dengan profil dan skill yang saya punya. 

Atau jika kamu sudah berpengalaman kerja :

Halo, nama saya Shanti. Saat ini saya bekerja sebagai salah satu graphic designer di perusahaan Alpha, sebuah startup di bidang layanan ecommerce produk kecantikan. Saya sudah bekerja sebagai graphic designer selama 4 tahun dan pernah bergabung dalam project XYZ yang merupakan project kolaborasi terbesar dengan berbagai beauty influencer populer di Indonesia. Saat ini saya ingin melebarkan jenjang karir saya dengan bergabung di perusahaan multinasional, sekaligus menantang diri saya dengan berbagai project yang tentunya akan mengasah skill saya.

Nah, setelah melihat contohnya, pasti kamu sudah tahu kan jawaban versi kamu sendiri yang paling tepat disampaikan ke HRD?

Tips menjawab pertanyaan mengenai siapa dirimu :

  • Persiapkan dulu resume mengenai diri kamu dan tulis dalam 1 paragaf berisi 2 - 3 kalimat. 
  • Jawaban mengenai pertanyaan ini meliputi : mencertiposisi/pekerjaan saat ini, tujuan melamar
  • Utarakan dengan gaya yang santai, jangan terlalu cepat saat menjawab.
  • Jangan gugup dan usahakan selalu menjaga kontak mata dengan interviewer, serta keep smile!

Ceritakan Kelebihanmu (Tell Me Your Strenght)

Lagi-lagi pertanyaan yang sering ditanyakan HRD saat interview bisa saja menjebak orang yang baru pertama kali melamar. Karena biasanya yang dijelaskan adalah hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.

Padahal seharusya pertanyaan ini dijawab dengan mengungkapkan keahlian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Misal melamar sales, jelaskan bahwa anda pernah menjual barang dengan jumlah yang melebihi target. Atau bisa juga dengan menjawab kelebihan dari segi karakter yang semakin memperkuat alasan bahwa kamu sangat cocok dengan posisi yang dilamar.

Contoh jawaban ceritakan kelebihanmu :

Kelebihan saya adalah saya sangat supel dan mudah beradaptasi, ini membuat saya mudah berbaur dengan rekan-rekan kerja di kantor saya sebelumnya, dan saya juga memiliki sifat-sifat berikut : sangat kreatif (saat ini saya masih suka menulis cerpen di blog saya), disiplin, selalu on time serta sangat berdedikasi saat bekerja.

Ceritakan Kekuranganmu (Tell Me Your Weakness)

Pertanyaan ini jangan sampai membuat kamu jadi salah fokus. Ingat, datangnya kamu berhadapan dengan HRD saat interview adalah untuk mendapatkan pekerjaan. Bukan malah jadi lampiasan curhat.

Saat menyampaikan kekurangan, jelaskan bahwa meski kamu punya kekurangan tersebut, tetapi kamu punya solusi untuk mengadapinya. 

Dan perhatikan ini : jangan sampai kekurangan-kekurangan yang kamu sampaikan malah bertolak belakang dengan kelebihan yang tadi kamu sampaikan.

Contoh jawaban ceritakan kekuranganmu :

Saya teringat saat pertama kali harus handle suatu project dan mempresentasikannya ke klien, saya saat itu sangat gugup dan kurang percaya diri. Lack of confidence yang saya miliki lantas saya hadapi dengan sering latihan presentasi dan mempersiapkan jawaban-jawaban yang mungkin ditanya klien. Seiring berjalan waktu, saya bisa lebih confidence karena saya tahu bahwa segala sesuatu perlu proses. Sekarang saya tahu bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi rasa malu atau kurang percaya diri adalah dengan memaksa diri untuk menghadapinya, bukan menghindarinya

Mengapa Kamu Harus Merekrutmu (Why We Should Hire You)

Manfaatkan pertanyaan ini untuk menjelaskan sebaik-baiknya tentang dirimu. Jelaskan bahwa keahlianmu senada dengan profesi yang sedang kamu lamar, jelaskan pula bahwa kamu bisa menghasilkan yang terbaik selama bekerja. Tunjukkan bahwa kamu mampu koperatif, bekerja sama dengan tim walau sedang dalam tekanan sekalipun.

Contoh jawaban mengapa kamu harus merekrutmu :
Saya telah mempelajari kualifikasi apa saja yang dibutuhkan di perusahaan ini, dan saya lihat keahlian dan pengalaman saya cocok dengan yang diminta. Saya juga pernah terlibat dengan project yang cukup besar di bidang yang sama, sehingga segala detail pekerjaan di perusahaan ini saya yakin bisa saya handle dengan baik. Apalagi minat saya juga cukup besar di bidang (bidang perusahaan) ini, tentunya akan lebih menyenangkan dan less sress jika bisa bekerja sesuai passion

Kenapa Ingin Bekerja Disini (Why Do You Want To Work Here)

Mungkin pertanyaan ini memiliki jawaban yang sedikit mirip dengan pertanyaan sebelumnya, namun terkadang HRD pasti penasaran mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini. Kamu bisa memberikan alasan berdasarkan hasil research kamu terhadap perusahaan ini, cari tahu apa saja keuntungan dan benefit bekerja di perusahaan ini, atau jika kamu punya alasan tersendiri, boleh juga diutarakan. 

Contoh jawaban mengapa kamu ingin bekerja disini :
Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan yang cukup populer, saya dengar dari beberapa review pekerja yang pernah bekerja disini bahwa mereka sangat senang dengan lingkungan kantornya yang nyaman serta fleksibel, selain itu mampu memberikan benefit yang cukup banyak untuk karyawan. Hal itulah yang saya cari dari perusahaan yang saya lamar. Selain itu, lokasi kantor ini sangat dekat dengan tempat tinggal saya. Saat ini saya memang sedang memprioritaskan lokasi kerja yang dekat dengan tempat tinggal agar bisa selalu pulang tepat waktu tanpa terjebak macet

Kenapa Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya (Why Do You Resign From Your Last Job)

Pertanyaan yang sering ditanyakan HRD saat interview. biasanya muncul untuk kamu yang sudah pernah kerja di tempat lain. Lalu bagaimana cara menjawab pertanyaan ini? Berikan penjelasan yang bisa diterima oleh orang baru, ini bukan ajang curhat dengan memberitahukan bahwa ditempat lama kamu punya masalah. 

Ada beberapa alasan resign kerja yang baik saat interview yang masih masuk akal dan etis untuk pertanyaan ini, biasanya alasannya seputar gaji yang kurang memuaskan, lokasi kantor yang terlalu jauh dengan tempat tinggal, kondisi perusahaan yang terancam bangkrut, atau karena ingin melangkah ke jenjang lebih tinggi dalam karir dengan melamar ke perusahaan yang lebih bonafid/bergengsi.

Contoh jawaban mengapa resign dari jawaban sebelumnya :
Seperti yang tercantum di CV saya, sebelumnya saya sudah bekerja 2 tahun di perusahaan sebelumnya sebagai web developer. Di perusahaan sebelumnya saya tidak bisa mendapatkan fasilitas jenjang karir untuk kenaikan posisi. Saya berharap bisa meningkatkan posisi saya sebagai senior web developer disini dengan bekal pengalaman yang saya miliki.

Berapa Gaji Yang Diinginkan (How Much Salary Do You Want)

 Pertanyaan ini seringnya menjadi ajang orang untuk menaikkan diri. Padahal sejatinya tidak begitu, sesuaikan gaji yang kamu harapkan dengan pengalaman dan profesi yang sedang kamu lamar. Ada baiknya kamu research terlebih dahulu berapa kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Kamu bisa tanya via google, tanya ke orang dengan profesi sama di LinkedIn (kalau mau, chat orangnya dan tanya berapa kisaran gajinya), atau research di beberapa platform pencari kerja dan cari tahu berapa rata-rata gaji yang diberikan oleh beberapa perusahaan di bidang yang sama.


Latihan dan Latihan Sebelum Interview !

Diatas adalah beberapa pertanyaan yang bisa kamu siapkan jawabannya dan jangan lupa latihan praktik. Praktik, praktik dan praktik. Kalau bisa, latihan di depan cermin setiap hari sehingga kamu bisa tahu bagaimana cara menjawab yang tepat tanpa terlihat gugup dan kurang percaya diri. Jangan lupa juga untuk tetap tenang, senyum dan memberikan tatapan yang percaya diri di depan interviewer. Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang paling penting sehingga harus kamu siapkan baik-baik, karena ini menyangkut tentang bagaimana kamu bisa mengenal diri kamu sendiri dan juga keyakinan kamu bahwa kamu sangat qualified dan pantas untuk perusahaan.

Baca juga : Tips Menemukan Passion Untuk Mencari Jurusan Kuliah yang Pas





5 komentar untuk "Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Interview Kerja (Plus jawaban)"

  1. Banyak yang ngasih penjelasan pertanyaan interview sama jawaban tapi sulit di mengerti. Akhirnya nemu nemu artikel ini yang sangat mudah dimengerti. Terimakasih kak

    BalasHapus
  2. Sebenarnya ya seperti nya sista jelaskan, benar sebutkan siapa dirimu..

    Ya pastinya saat interview kerja tuh ngga lain dari skills, karakter, dan kemampuan lain, dan yang paling penting pengalaman🤔🤔

    BalasHapus
  3. Sangat mudah dipahami, Doakan saya min semoga lolos intervew minggu depan

    BalasHapus
  4. Gak bingung lagi kalau mau interview kerja. Makasih artikelnyaa

    BalasHapus
  5. wah.. bener juga ini kak, saya juga pernha mengalami wawancara seperti pertanyaan diatas.. keren informasinya 🙏

    BalasHapus