Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hijabers di Indonesia



Indonesia, merupakan negara yang bermayoritaskan penduduk beragama islam, tapi tetap aja, jumlah perempuan yang berjilbab tampaknya masih sedikit. Buktinya, orang sini tampak belum terbiasa dengan pemandangan jilbab. Mungkin bener apa kata orang, ada masanya dimana orang islam justru merasa asing dengan (ajaran) agamanya sendiri. 

Bicara tentang jilbab ga akan ada habisnya. Karena mindset orang ga jauh-jauh dari mengaitkan jilbab dengan perilaku si pemakai jilbab (setidaknya ini yang bisa saya amati terhadap pandangan orang disini).

Di zaman Rasul, setau saya ga pernah ada riwayat atau hadist yg mengilustrasikan kesinisan rasul terhadap orang yang belum berjilbab.

Saya pun ga bisa bayangin Rasulullah menyuruh Aisyah R.A untuk melepas jilbabnya tatkala beliau melakukan hal yang tak disenangi Rasulullah.

Hmm setau sy, perbuatan dan sikap orang itu urusannya antara dia dan Allah saja, kita memang dianjurkan ngasih nasihat, saling mengingatkan dan memberi contoh yg baik tapi gak dengan cara yang ga menyenangkan dan lebay.  .

Jilbab pun macam-macam jenisnya..  tapi ga usah bingung dengan itu semua, biasa aja.. ga pernah ada orang yang langsung jadi solehah hanya karena pakai jilbab. Karena jilbab adalah pakaian, bukan pembersih jiwa instan.

Kalo jilbab bisa ngomong, mungkin dia mau ngomong : "Aku membungkus badan perempuan semata-mata untuk menutupi auratnya, bukan menutupi sifat buruknya apalagi aibnya."



Selalu ada alasan dan motivasi dibalik jilbab seseorang, tapi hal itu biarlah jadi urusannya masing-masing.

Banyak yang gak tau, orang yang memutuskan berjilbab (yang tadinya belum berjilbab) itu gak jarang harus berjuang dulu sama hatinya sendiri terutama sama orang di sekitarnya. Mengingat di sekelilingnya banyak yang masih merasa asing dengan perempuan berjilbab. Kecuali bagi yang emang dari kecil dididik untuk menutup aurat oleh orang tuanya atau dipengaruhi lingkungan tempat tinggalnya. 

Ada yang dipaksa orang tua untuk pakai jilbab. Ada yang sudah berniat serius untuk pakai jilbab tapi masih takut dikatain sama tetangganya. Dan ada juga perempuan yang ingin pakai jilbab tapi dilarang suaminya (ini beneran ada kejadiannya lho).

Di sisi lain, pernah ada masa dimana pemakai jilbab ini difitnah, katanya "hati-hati sama yang pakai jilbab lebar yang suka masuk ke pasar, mereka suka menyisipkan makanan curian ke dalam jilbabnya". Itu sih sebetulnya terjadi duluuu sekali, tapi di zaman sekarang masih suka ada yg berburuk sangka dengan cara yang lain. Bersikap waspada sih boleh, tapi kalo sampai buruk sangka dan menfitnah begitu sih lain urusannya. 

Saya aja baru berjilbab kemaren sore, belum lama banget saya berjilbab, yang artinya semua orang sudah pernah lihat gimana penampakan saya tanpa jilbab. Mungkin akan tampak sama aja, dijilbab ga dijilbab orang juga udah tau aurat saya. Tapi toh di mata Allah (semoga) berbeda. Karena masa lalu biarlah masa laluu~

Jilbab mungkin cuma kain yang menutup aurat perempuan, tapi seringkali orang membuat ekspektasi yang berlebihan terhadap pemakai jilbab. Seolah pemakai jilbab itu adalah perempuan yang subhanallah sholehah serta kalem dan mengerti agama.

Saya coba menyimak dari sudut pandang perempuan. Mau perempuan yang berjilbab atau blum/tidak berjilbab biasanya sepakat bahwa cewe berjilbab ga pantes bertindak urakan dan berbuat keji dan munkar. Iya sih saya ngerti, ada rasa ilfil ketika kita liat cewe berjilbab tapi.. Cerewet, misalnya? Padahal jilbab gak seharusnya bikin seseorang jadi merubah karakternya sendiri. 

Padahal mah, manusia tidak ada yang sempurna. Memakai jilbab hanyalah satu dari sekian banyak syariat islam yang wajib dilakukan oleh kaum hawa, sulit sekali jika harus menjaga sikap hanya karena demi pencitraan dan menjaga jilbab. Kita juga berusaha terus untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi, tapi ya pelan pelan sajaa~

Ngomong2 menutup aurat, cowok juga punya aurat. Tapi gak pernah yah ada bahasan tentang aurat cowok ini semisal para pemain sepak bola yang memakai celana diatas lutut yang sebetulnya itu dianggap memperlihatkan aurat. Tapi bahasan saya maunya tentang jilbab saja sih hihi~

Itulah fenomena dari sikap masyarakat yang saya observasi kecil2an terhadap hijabers atau pemakai jilbab di Indonesia negaraku tercinta ini. 

Mungkin ulasan ini ga ada maknanya, lebih kepada uneg-uneg semata dari perempuan yang berjilbab baru kemarin sore. 

Posting Komentar untuk "Hijabers di Indonesia "